Aturan 90 Detik: Cara CEO Menghapus Stres Instan
Tahukah Anda bahwa secara biologis, emosi negatif yang kuat seperti kemarahan, ketakutan, atau stres sebenarnya hanya bertahan di sistem tubuh kita selama kurang lebih 90 detik? Ini adalah fakta sains yang mengejutkan banyak orang.
Ketika sesuatu yang buruk terjadi—misalnya mobil Anda diserempet—tubuh Anda melepaskan kimiawi stres (kortisol dan adrenalin). Jantung berdegup kencang, muka memerah, otot menegang. Proses kimiawi ini memuncak dan kemudian meluruh dalam waktu sekitar satu setengah menit.
Lalu, kenapa kita bisa marah berjam-jam, berhari-hari, atau bahkan bertahun-tahun kepada seseorang? Jawabannya adalah karena kita memilih untuk memutar ulang kasetnya.
Setelah 90 detik berlalu, jika Anda masih marah, itu bukan lagi reaksi fisiologis alami. Itu adalah hasil dari pikiran Anda yang terus-menerus menceritakan ulang kejadian tersebut: "Berani-beraninya dia nyerempet mobilku! Dasar orang tak bertanggung jawab! Nanti gimana biaya bengkelnya?" Setiap kali Anda mengulang cerita itu, Anda memicu ulang siklus 90 detik tersebut. Anda sedang meracuni diri sendiri berulang kali.
Tony Robbins memperkenalkan "The 90 Seconds Rule" sebagai teknik ampuh untuk para pemimpin dan pengusaha. Aturannya sederhana: Beri diri Anda waktu 90 detik untuk merasakan emosi itu sepenuhnya. Jangan ditahan. Kalau mau marah, marahlah. Kalau mau panik, paniklah. Tapi tetapkan batas waktu.
Begitu detik ke-91 tiba, Anda harus memutus pola tersebut. Anda harus kembali ke "Beautiful State" (Kondisi Indah/Prima). Kenapa? Karena Anda tidak bisa menyelesaikan masalah bisnis yang rumit dengan otak yang dipenuhi kortisol. Keputusan yang diambil saat marah hampir selalu merupakan keputusan yang buruk.
Cara memutusnya? Ubah fisiologi Anda. Berdiri tegak, tarik napas dalam-dalam, senyum (walau dipaksa), atau gerakkan badan. Gerakan fisik mengubah kondisi emosi seketika. Dengan menguasai teknik ini, Anda menyelamatkan jam-jam produktif yang biasanya terbuang untuk bad mood.
Tantangan untuk Anda Hari Ini:
Praktikkan Aturan 90 Detik.
- Hari ini, saat gangguan pertama datang (anak rewel, internet mati, atau klien komplain), lihat jam.
- Izinkan diri Anda kesal selama maksimal 90 detik.
- Setelah itu, lakukan "Reset Pernapasan": Tarik napas 4 detik, tahan 4 detik, hembuskan 4 detik. Ulangi 3 kali.
- Katakan pada diri sendiri: "Oke, drama selesai. Sekarang, apa solusinya?"
- Lanjutkan pekerjaan Anda dengan kepala dingin.
Komentar
Posting Komentar